Ads 468x60px

Tampilkan postingan dengan label MINAHASA RAYA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MINAHASA RAYA. Tampilkan semua postingan

Minggu, 26 Juni 2016

SEJARAH MINAHASA

Sejarah Minahasa

Diwilayah yang menggunakan sistem pemerintahan demokrasi kemudian berkembang menjadi tiga wilayah otonom yang disebut Tountemboan berpusat di Toumpaso, Tounsea berpusat di Niaranan, Toumbulu berpusat di .
Kemudian sekitar abad 13 Masehi sekitar tahun 1200an dijawa muncul kerajaan Singosari dibawah pemerintahan Kertanegara kerajaan ini menjadi berkuasa diseluruh pulau Jawa sehingga menguasai perdagangan. Dimasa yang sama di Cina Kaisar Kubilai Khan sedangkan memperluas pengaruhnya ke segala penjuru, mereka menarik upeti bagi kerajaan-kerajaan didaerah perdagangan internasional. Utusan Kubilai Khan dibunuh oleh raja Kertanegara, hal ini menimbulkan amarah kaisar maka dikirimlah pasukan armada untuk menghukum Singosari. Kerajaan Singosari hancur dan pasukan Kubilai Khan kembali melewati selat Sulawesi. Diwilayah Singosari Raden Wijaya membangun kerajaan berpusat di Majapahit. Dimasa pemerintahan Raja Hayam Wuruk ia mengangkat Panglima Perang Gajah
Reade more >>

Sabtu, 23 Maret 2013

Ucapan Selamat Masyarakat Tondano Selatan; Bupati dan Wakil Bupati Minahasa

Atas nama pribadi, keluarga , Jajaran pemerintahan kecamatan Tondano-Selatan,,bersama seluruh masyarakat se-kecamatan,,mengucapkan selamat atas dilantiknya Bupati Minahasa Drs, Jantje Wowiling Sajow, MSi , Wakil Bupati Minahasa Ivan Sarundajang. - IYAYAT U SANTIE -
Reade more >>

Minggu, 06 Januari 2013

Arti Fam Tou Minahasa

Sosiolog asal Manado, FS Watuseke menulis tentang Fam.

Dalam bahasa Minahasa terutama dimana dalam bahasa sehari-hari Melayu Manado "nama keluarga" disebut Fam. Dimana kata ini sebenarnya berasal dari bahasa Belanda van yang kemudian setelah melalui beberapa proses disebut sebagai Fam.

Penggunaan fam tersebut dilakukan sekitar awal abad 19 di negeri Belanda. Waktu itu rakyatnya diwajibkan mempunyai Fam. Sebelumnya memang sudah punya Fam akan tetapi belum menyeluruh.

Demikian pula yang berlangsung di Minahasa kira-kira pada abad 19. Sebelumnya memang ada orang yang memakainya , tetapi belum menyeluruh. Seperti halnya Bastian Saway, Fam tersebut ada sejak akhir abad ke 17. Pedro Ranty abad 18 dan kemudian awal abad ke 19 terdapat nama Fam seperti Matinus Dotulong (akhir abad 18, Hendrik Dotulong, Frederik Lumingkewas, Abraham Lotulong, dlll).

Pada tahun 1831 tibalah di Minahasa dua orang penginjil Protestan JF Riedel dan JF Schwarz di Langowan. Mereka sebagai penginjil dan mengabarkan injil sekaligus membaptis anggota baru yang masuk kristen. Pada waktu itu setiap orang dipermandikan mendapat sebuah nama Alkitab atau nama Eropa, seperti Daniel, Jan, Piet, Frans dan lainnya. Pada saat pembaptisan orang tersebut diberi sebuah nama Fam, nama keluarga.

Biasanya nama tersebut nama ayah (nama satu-satunya yang dipakai) yang disusul dengan nama baptis atau Fam. Disamping nama ayah, nama tersebut juga diambil dari nama nenek pria. Biasanya nama ayah atau nenek pria itu adalah nama asli Minahasa, seperti Watuseke, Sarapung, Korengkeng, Turang, Sondakh dan lainnya. Nama baptis tersebut dijadikan nama panggilan yang diambil dari nama-nama di Alkitab atau dari negeri Eropa barat terutama dari Belanda. Karena itulah setiap orang Minahasa bernama panggilan atau nama sehari-hari dari Alkitab dan Belanda.
Reade more >>

Selasa, 25 Desember 2012

Ucapan Selamat Natal Lurah Tataaran II

Kepala Kelurahan Tataaran II (Mauna Jurieta Rengkuan)
Sesibuk2nya kegitan NATAL,jgn pernah lupa kewajiban mengunjungi ORTU dulu tuk bersyukur bersama lewat santap kasih di siang hari juga dgn kakak beradik dan keponakan semuanya,saling bersalaman dan saling kasih dan selalu memaafkan serta saling mendoakan.

Reade more >>